Cara abang minta maaf
Abang minta maaf
Kali ini bukan berita tentang perkembangan bang Alip tapi ibunda mo sharing karena banyak temen ibunda baik di dunia maya dan dunia nyata, yang tanya “bagaimana anak seusia bang Alip (2 tahun) bisa minta maaf kalo punya salah?”. Berikut ibunda mau bagi pengalaman ibunda selama mendidik abang.
Memperingatkan apabila melakukan kesalahan dan memberi pujian bila berbuat baik (walaupun itu hal yang sangat kecil) sumber: “acara TV Super Nanny“
Kontak mata. Posisi orang tua sejajar dengan anak jika sedang berbicara serius sumber: “acara TV Super Nanny dan seminar parenting dengan ibu Elly Risman”
Pelan dan tegas. Tidak sedikit orang tua yang sulit belajar dalam penekanan suara ini. Biasanya karena emosi, orang tua cendrung berteriak pada anaknya bila sang anak nakal. sumber: “acara TV Super Nanny“
Memberi hukuman. Anak mulai bisa mengerti akan hukuman kalo dia sudah mulai mengerti sebab akibat. Hukumannya pun bukan berupa hukuman fisik karena tujuannya itu mengajar bukan menghajar. Salah satu trik menghukum adalah dengan menggunakan “area hukuman”. Jadi tentukan bagian dari rumah yang akan jadi “area hukuman”, misalnya di pojok kamar atau di dapur atau di bawah tangga, atau di mana saja yang mana di situ tidak bebas melihat ke mana-mana (tidak bisa lihat TV misalnya).
Sebelum dihukum, si anak harus diberi peringatan dulu bahwa kalau nakal akan dihukum duduk di pojokan. Dan tanya: “Kamu mengerti?”. Kalau benar2 mengulangi perbuatannya, si anak harus digandeng ke pojokan dan diberitahu bahwa dia dibawa ke situ karena nakal. Cara memberitahunya adalah dengan cara berjongkok atau menyamakan posisi mata kita dengan posisi anak dan suara yang agak tinggi dan tegas. Setelah itu si anak ditinggal sesuai umurnya. Kalau 2 tahun ya 2 menit, setahun ya 1 menit, 7 tahun ya 7 menit.
Memberitahukan kesalahannya pun harus detil, tidak bisa hanya bilang “Kamu nakal, kamu dihukum di sini”, tapi harus dijelaskan kenakalannya apa: “Kamu kan tadi sudah dikasih tahu tidak boleh memukul ayah, tapi kamu masih juga memukul ayah. Itu tidak sopan, tidak baik. Itu namanya nakal. Sekarang kamu harus diam di sini. Tidak boleh jalan-jalan!”
Kalau anak kabur dari situ, harus dibawa lagi ke tempat hukuman. Dan hukuman harus diulang menitnya dari 0. Kalau benar2 sudah menghabiskan waktu hukuman barulah didekati, bila belum maka harus ditinggal. Dan tidak boleh ada kompromi, walaupun si anak teriak2 (kecuali pas ada pak RT
.Saat hukuman berakhir, si anak diberitahu dengan suara pelan kalau tadi dihukum karena berbuat begini begitu. Lalu dipeluk dan cium dan minta anak untuk minta maaf. sumber: “acara TV Super Nanny“
Minta Maaf. Si anak dituntut untuk meminta maaf pada orang yang dikecewakan atas perbuatannya yang tidak menyenangkan. Walaupun misalnya saat ini si anak minta maaf tapi sebenernya belom ngerti maksudnya apa, tetap hal itu harus dibiasakan supaya nanti begitu dia mengerti hal ini bukan menjadi hal yang sulit buat dia.
March 27th, 2008 at 06:02 e
Saya sukaaa…. sekali cara ibu Rini mengajar anak.